Ayah Kandung 'Gagahi' Putrinya Sendiri, Minta Jatah Lewat WhatsApp, Isi Pesannya Bikin Geram

Seorang warga dari Desa Kasri, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang telah melakukan perbuatan yang sangat tidak terpuji.

Setiap satu minggu, MS (45) meminta jatah supaya bisa menyetu-buhi anak kandungnya sendiri. Bahkan, supaya bisa melakukannya, pria tersebut memaksa dengan mengirimkan pesan singkat berisi paksaan ke korban.

Ayah Kandung 'Gagahi' Putrinya Sendiri, Minta Jatah Lewat WhatsApp, Isi Pesannya Bikin Geram

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar menjelaskan bahwa tersangka terlampau sering mengirimkan pesan ke korban, baik lewat WhatsApp ataupun SMS.

Adapun untuk isi pesannya berisi paksaan untuk berhu-bungan ba-dan dengan tersangka. Setiap mengirimkan pesan, isinya tak jauh dari hal tersebut.

Mirisnya lagi, isi dari pesan tersebut sangat kotor. Isinya penuh dengan caci maki dan umpatan seperti memberikan perintah terhadap bu-dak pela-yan ha-wa naf-su.

Tak sampai di situ saja, tersangka yang merupakan Ayah kandung korban juga turut melontarkan kata-kata tak senonoh untuk memanggil puteri cantiknya itu.

Sungguh malang nasib gadis belia ini karena tersangka juga tak jarang meminta jatah sebanyak dua kali dalam satu minggu.

Kini, isi pesan tersebut sudah menjadi bukti tambahan untuk memperberat masa hukuman dari tersangka dengan tuduhan memper-kosa korban sejak 2017 silam.

Korban yang masih duduk di bangku SMA ini tengah menjalani trauma healing agar bisa menjalani sisa hidupnya dengan lebih baik lagi.

Sedangkan untuk tersangka akan dijerat pasal berlapis, Pasal 81 dan 82 dengan total hukuman lebih dari 20 tahun penjara.

0 Response to "Ayah Kandung 'Gagahi' Putrinya Sendiri, Minta Jatah Lewat WhatsApp, Isi Pesannya Bikin Geram"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel