Usai Bertengkar karena Cemburu pada Istri Pertama, Suami Meninggal

shares

Tim Forensik RSUD Blambangan tak bisa menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dugaan pun tidak bisa dibuktikan.

Korban Diduga DIhabisi Istri

Keterangan

Korban: S (63 tahun)
Kasus: Dugaan Pembu-nuhan
Pelaku: Diduga istri (IE)
Lokasi: Banyuwangi

1. Kapolresta Banyuwangi, Kombes Arman Asmara Syarifudin mengatakan bahwa hasil autopsi korban sudah keluar

"Kasus dugaan pembu-nuhan di Sempu, dari hasil bukti dan autopsi tidak ditemukan adanya tindakan keke-rasan di tubuh korban. Kami masih mengembangkan terkait penyebab kematiannya. Ada beberapa data yang kami dapat dari kesaksian dan alat bukti, korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit jantung" - Arman

2. Korban dinyatakan meninggal dunia karena penyakit jantung

"Jadi sementara kita masih berproses terkait penyelidikan maupun penyebab kematian korban. Ada kemungkinan korban tewas karena serangan jantung" - Arman

3. Kuasa Hukum istri korban, Raden Bomba Sugiarto meyakini bahwa IE tidak melakukan pembu-nuhan

"Jadi untuk tahap penyidikan karena peristiwa ini bukan merupakan tindak pidana, maka kasus ini saya minta untuk dihentikan. Bahkan dari hasil autopsi pun, saya meyakini 1000 persen menerangkan bahwa S memiliki penyakit jantung dan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban" - Raden

4. Pertengkaran S dan IE karena cemburu

"Saya bertengkar dengan suami karena cemburu dengan mbok Wek (Istri pertama korban). Selain itu, saya bertengkar juga masalah ekonomi, karena penghasilan suami saya kurang" - IE (Istri Korban)