Wednesday, July 1, 2020

Keseringan Nonton, Kakak 'Gagahi' Dua Adik Perempuan hingga Hamil

Seorang lelaki telah melakukan aksi tidak senonoh kepada dua adiknya. Bahkan, salah satu adiknya sampai hamil.

Keseringan Nonton, Kakak 'Gagahi' Dua Adik Perempuan hingga Hamil

Keterangan


  • Nama Pelaku: RAP (25 tahun)
  • Korban: Dua Adik Perempuan
  • Kondisi Korban: Satu orang Hamil
  • Lokasi: Cirebon
  • Waktu: 2015-2020


1. Kekera-san akan dilakukan pelaku bila adiknya tidak mau melayani keinginannya

2. Korban tidak tahan karena bertahun-tahun berada dalam tekanan

3. Kemudian memberanikan diri melapor ke polisi

4. Pelaku pun ditangkap oleh aparat dari Mapolresta Cirebon

5. Kronologi awal kejadian

Pelaku dan korban tinggal di dalam sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Di sinilah peristiwa itu pertama kali dilakukan oleh RAP terhadap adiknya.

6. Pindah kontrakan

Pada tahun 2017, keluarga memutuskan untuk pindah kontrakan ke Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. Di sini pelaku juga melakukan aksinya.

7. Perbuatan pelaku terakhir dilakukan pada bulan April 2020

8. Korban hamil

"Ngakunya sudah tiga kali lebih. Salah satu adiknya hamil. Korban usia 20 tahun, pelaku usianya 25 tahun" - Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi

9. RAP mengaku tidak bisa menahan hawa naf-sunya karena sering nonton film de-wasa

10. Supaya adik-adiknya tidak melapor, pelaku melakukan kekera-san

11. Setelah didesak, RAP mengaku bahwa melakukan aksinya lebih dari 10 kali

"Sepuluh kali lebih. Karena naf-su. Ya sering menonton video p*r-no," kata RAP.

Tidur di Kamar Lupa Mengunci Pintu, Menantu 'Digagahi' Mertua

Tragedi yang memilukan telah terjadi yaitu sebuah aksi ruda-paksa. Aksi tak terpuji itu dilakukan oleh mertua kepada menantunya sendiri.

Mertua Menantu

Keterangan


  • Pelaku: IMY / De Onte (54 tahun)
  • Kasus: Ruda-paksa
  • Waktu Kejadian: Rabu, 29 April 2020
  • Lokasi: Denpasar
  • Status Pelaku: Mertua
  • Korban: NMS (14 tahun)
  • Status Korban: Menantu
  • Ditangani oleh: Polresta Denpasar
  • Informasi dari: Kasubag Humas, Iptu Ketut Sukadi


1. Kronologi awal kejadian

"Pelaku masuk ke dalam kamar korban yang sedang tidur yang tidak dikunci, kemudian pelaku langsung mendekap mulut korban dan memegang tangan korban sehingga korban tidak bisa melawan selanjutnya pelaku menyetu-buhi korban sebanyak 1 kali" - Sukadi

2. Korban adalah menantu

"Pelaku dan korban tinggal dalam satu rumah, korban merupakan anak mantu pelaku" - Sukadi.

3. Bercerita ke Orangtuanya

Ibu kandung korban kemudian melaporkan perbuatan mertua anaknya itu ke Polresta Denpasar pada 28 Juni 2020

4. NMS korba ruda-paksa anak IMY

Pernikahan dari NMS sendiri merupakan karena putra IMY telah menodainya hingga hamil yang kemudian melahirkan pada Maret 2020 kemarin.
"Dia kan baru diper-kosa baru kejadian itu, yang hamil itu yang dulu yang diper-kosa sama sepupunya sekarang sudah jadi suaminya" - Sukadi

5. Dua kali diruda-paksa

"Dulu kan diper-kosa, setelah diper-kosa dia hamil terus dijadikan istri, terus mertuanya ikut memper-kosa yang ini, yang per-kosa yang pertama sepupunya" - Sukadi.

6. Terancam 15 tahun penjara

"Pasal 81 Jo Pasal 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Anca-man hukuman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun, denda 5 M" - Sukadi

Waktu Penangkapan Pelaku: 30 Juni 2020

'Ayah Meniduriku karena Ibu Menolak Berikan Jatah'

Peristiwa memilukan telah terjadi di Tuban, yaitu seorang Ayah yang dengan sangat tega melakukan ruda-paksa kepada anak tirinya.

'Ayah Meniduriku karena Ibu Menolak Berikan Jatah'

Keterangan


  • Pelaku: Arifin (34 tahun)
  • Status Korban: Anak Tiri
  • Usia Korban: 14 tahun
  • Lokasi: Tuban
  • Motif: Sakit hati tidak dilayani istri


1. Kesal dengan Istri

"Jujur saja karena tidak dijatah istri, mulai saat saya pulang dari kerja di Malaysia sebagai TKI pada November 2019" - Arifin

2. Korban dian-cam pelaku

" Ya awalnya saya rayu, kemudian akhirnya mau" - Arifin

3. Rahasia itu akhirnya terbongkar

"Jadi kasus ini terbongkar setelah mereka berdua sering bertemu di luar rumah. Ketahuan mantan istrinya tersangka" - Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono.

4. Anca-man Hukuman

Sementara itu, secara rinci disampaikan Kasat Reskrim AKP Yoan Septi Hendri, pelaku memperkosa korban mulai November 2019-Januari 2020 5 kali, lalu Februari-Maret 2020 sebanyak 3 kali.

"Pelaku kami jerat undang-undang perlindungan anak, anca-man hukuman 15 tahun penjara" - Kasat Reskrim AKP Yoan Septi Hendri

Note: 

  • Pelaku melancarkan aksinya 8 kali
  • Mulai dari November 2019 hingga Januari 2020 dilakukan sebanyak 5 kali
  • Sedangkan pada Februari 2020 hingga Maret 2020 sebanyak 3 kali


Lagi Enak-enaknya 'Gagahi' Gadis Mabuk, Korban Tiba-tiba Terbangun

Seorang kakek tega melakukan ruda-paksa terhadap seorang gadis yang masih berusia 16 tahun. Bahkan, pelaku juga menghabisi nyawa gadis tersebut.

Ruda-paksa Gadis Bandung

Keterangan


  • Pelaku: Us / Kene (52 tahun)
  • Profesi: Pekerja di TPS
  • Alamat: Kampung Rancawaas, Desa Sukamukti, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung
  • Korban: E (16 tahun)
  • Kasus: Ruda-paksa dan Pembu-nuhan
  • Waktu Kejadian: 25 Mei 2020
  • Lokasi Kejadian: Sungai Citarum
  • Kewenangan: Polresta Bandung
  • Ditangani oleh: Kapolresta Bandung, Kombes Hendra Kurniawan


1. Penemuan mayat seorang wanita

"Jadi kami menemukan mayat seorang perempuan atas nama E ini. Kemudian kita lakukan autopsi, dan pada bagian alat vitalnya ditemukan ada sperma. Artinya, kemungkinan besar penemuan mayat ini akibat dari suatu tindak pidana" - Hendra

2. Butuh waktu satu bulan

"Dari sana kami kembangkan dan sekitar satu bulan kemudian, kita ungkap bahwa korban ini korban pembunuhan dengan pelaku bernama Us (52) - Hendra

3. Pengakuan saksi bernama Imam

"Mereka ini yaitu korban dengan pelaku dan seorang saksi atas nama Imam, minum-minum di daerah TPS. Imam saat itu pulang dari lokasi kemudian korban dan pelaku tetap ada di situ" - Hendra

4. Korban dicekoki miras dan obat

"Karena korban tidak biasa minum tuak, dia terlentang di tempat itu. Lalu karena melihat terlentang ini, kemudian muncul pikiran negatif dari pelaku sehingga menyetu-buhi. Pada saat bersetu-buh itu korban terbangun" - Hendra

5. Korban dicekik pada bagian lehernya

"Pelaku membu-nuh karena alasan takut dan malu kemudian berinisiatif menghabisi nyawa korban dengan dibekap" - Hendra

Pelaku Tertangkap


  1. Waktu: Kamis, 25 Juni 2020
  2. Lokasi: Desa Sukamukti, Kec. Majalaya
  3. Proses Penangkapan: Pelaku melawan hingga harus ditem-bak kakinya
  4. Hukum: Pasal 81 ayat (5) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman seumur hidup dan Pasal 338 KUHP.

Hakim Vonis Mati Zuraida Hanum

Hukuman pidana mati telah diberikan kepada Zuraida Hanum oleh Maleis Hakim PN Medan oleh karena terbukti bersalah dan menghabisi nyawa Hakim PN Medan yang merupakan suaminya sendiri, Jamaluddin.

Hakim Vonis Mati Zuraida Hanum

"Divonis dengan hukuman pidana mati" - Hakim PN Medan

1. Pasal yang digunakan 

Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1,2 KUHP

2. Pertimbangan Hakim

"Menimbang perbuatan terdakwa Zuraida Hanum bersama saksi Jepri dan Reza dengan sengaja menghendaki dan bertujuan menghilangkan nyawa Jamaluddin" - Hakim

3. Hukuman untuk Jefri dan Reza Fahlevi

Jefri: Seumur Hidup dan Reza Fahlevi: 20 Tahun Penjara

Alasan Pelaku Bakar Mobil Via Vallen

Akhirnya terungkap, ini sebab dari pelaku pembakar mobil Via Vallen yang ternyata dilatarbelakangi sakit hati.

Alasan Pelaku Bakar Mobil Via Vallen

Alasan Pelaku

Pelaku hanya ingin ketemu dengan Via karena ia salah satu fans beratnya. Pelaku menginginkan untuk bisa bertemu dan bertatap muka, tetapi tak (berhasil) bertemu. Ada yang menemui tapi dengan mengucapkan hal-hal yang menurut pelaku tidak mengenakkan di hati. Contohnya kamu kotor, pakaianmu lusuh. Pelaku merasa jauh-jauh dari Cikarang hanya untuk bertemu Via, tetapi tidak bisa ketemu - Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji
Tuesday, June 30, 2020

Gimana Cara Penularan Virus Flu Babi G4?

Sebuah virus jenis baru bernama Flu Babi G4 cukup menghebohkan baru-baru ini. Lalu bagaimana penularannya?

Gimana Cara Penularan Virus Flu Babi G4?

Penularan Virus G4

Studi PNAS menemukan bahwa virus G4 terikat dengan reseptor SAα2,6Gal yang ada di sel lapisan saluran pernapasan manusia. Setelah melekat, virus tersebut dapat masuk ke sel manusia.